Cegah Paham Radikal Teroris, FKPT DKI Adakan Kompetisi Dakwah

01 Mei 2016, 11:33:10 WIB - dibaca 500 kali
KATEGORI BERITA : Nasional TAG BERITA : jakarta
Cegah Paham Radikal Teroris, FKPT DKI Adakan Kompetisi Dakwah

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) DKI Jakarta mengadakan kompetisi dakwah . Sekitar 200 orang perwakilan da’i se-Jakarta tampak antusias mengikuti acara yang berlangsung di Hotel Sriwijaya,Jakarta Pusat, (20/4/2016).

Hamry Gusman Zakaria didaulat FKPT DKI untuk menyampaikan materi dalam acara tersebut.  Beliau adalah seorang motivator dan penulis buku yang lebih “Area Merah” yaitu Lembaga Pemasyaratakan sebagai tempatnya dakwahnya. Alasannya sangat kuat “Para napi itulah yang sebenarnya membutuhkan motivasi untuk bangkit kembali dan memulai kehidupan baru selep
as keluar dari bui” ujarnya.  Buku karyanya antara lain 7 Mukzijat Finansial dan 5 Pilar Revolusi Mental.

“Kegiatan ini adalah rangkaian dari acara dialog pelibatan da’i dalam program pencegahan paham radikal teroris, dan dibuat untuk meningkatkan kapasitas Da’i. Kami juga menstimulus para Mubalig untuk mengasah kemampuan berdakwah melalui media sosial.” Ujar Hamry.

Saat ini, kata dia, banyak terorisme yang mengatasnamakan agama. Hal demikian menipu dan mengalihkan perhatian kita dari arti terorisme yang sebenarnya. Mereka menggunakan ayat-ayat Al-Quran untuk mencapai target politik dan memprovokasi. Melalui kegiatan kompetisi dak’wah ini diharapkan para da’i mempunyai kemampuan dan landasan yang kuat untuk menjelaskan Islam yang sejatinya sebagai rahmatan lil alamin.

Peserta kompetisi dibagi menjadi 5 kelompok. Masing- masing dituntut untuk menyampaikan materi dak’wah secara tematik. Peserta dinilai dari segi wawasan retorika, wawasan substantive dan  wawasan global. Bagi pemenang lomba ini disediakan hadiah yang menarik.

Sebagai pamungkas, kegiatan ini ditutup oleh KH. Syarifin Maloko. “ Peran da’i  dalam masyarakat sangat penting, kewajiban da’i adalah mencegah sedini mungkin faham- faham yang bisa merusak Islam” ujar Syarifin.

Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kerjasama dengan lembaga keagamaan, lembaga pendidikan, dan lembaga lainnya dalam rangka penguatan kewaspadaan, kepedulian dan daya tangkal masyarakat terhadap pengaruh radikal terorisme. Lanjut Syarifien yang menjabat Ketua Bidang agama, pendidikan dan dakwah

Mubalig diharapkan turut berperan aktif untuk mengajak ummat mencegah terorisme, dimulai dari mengenali potensi pertumbuhan dan perkembangan kelompok-kelompok radikal sehingga dapat dengan mudah terdeteksi secara dini. Pungkasnya. 





  Tentang Penulis

by : @fkptdki
ayo Jaga Jakarta
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

*Komentar Anda Akan di verifikasi terlebih dahulu oleh admin sebelum ditampilkan