FKPT DKI Ajak Tokoh Budaya Cegah Terorisme

12 Agu 2016, 09:28:45 WIB - dibaca 392 kali
KATEGORI BERITA : Nasional TAG BERITA : jakarta
FKPT DKI Ajak Tokoh Budaya Cegah Terorisme

Bertempat di Hotel Sriwijaya Jakarta, Jl. Veteran Jakarta Pusat pada Kamis (4/8/16) berlangsung Kegiatan Dialog Pelibatan Masyarakat dalam Mencegah Paham Radikal Terorisme dalam perspektif Sosial Budaya. Kegiatan yang merupakan Program Nasional yang dilakukan oleh BNPT RI di 32 Provinsi di Indonesia ini diikuti oleh 200 Peserta.  Acara yang dibuka oleh Brigjen Pol Drs. Hamidin, Direktur Pencegahan Terorisme tersebut menghadirkan Pembicara terdiri dari Abdurrahman Ayyub (Mantan Pelaku Terorisme), Hamry Gusman Zakaria (Perspektif Budaya dalam mencegah TErorisme), Dr. Faturin Zen (penulis buku radikalisme retoris) dan Prof. Dr. Bambang Pranowo (Sosiolog, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

Dalam sambutannya Brigjen Pol Hamidin yang dulu pernah menjabat Kapolres Jakarta Pusat mengatakan bahwa Kejahatan Terorisme merupakan kejahatan ultra ordinary crime, kejahatan luar biasa, kejahatan terhadap kemanusiaan. Dan kejahatan ini dijakarta telah berulang kali terjadi, terakhir kejadian Teror di Thamrin Jakarta pada tanggal 14 Januari 2016. Pada kesempatan ini pula Pak Hamidin, Sapaan Akrab Brigjen Pol Hamidin menghadirkan 6 Mantan Narapidana Terorisme yang memberikan testimoni sekaligus mengajak kepada hadirin untuk tidak terjerumus pada ajakan melakukan tindakan teror di Indonesia.

Pada kesempatan terpisah, Ketua FKPT DKI Jakarta H. Zainal Musappa, MM, ketiak ditanya tentang maksud kegiatan ini, menyatakan bahwa FKPT DKI Jakarta pada kegiatan ini mengajak seluruh Lapisan Masyarakat di DKI Jakarta, mengajak kepada para tokoh Masyarakat, Tokoh Pemerintah di DKI Jakarta untuk bersama – sama mencegah terulangnya peristiwa teror. Teror terjadi karena suatu pemikiran yang dilandasi pada Radikal Terorisme, suatu pemikiran untuk melakukan tindakan teror dalam mencapai tujuannya. Oleh karena itu kami sampaikan bahwa pada kegiatan ini, kaitan dengan Tema “DIALOG PELIBATAN MASYARAKAT DALAM MENCEGAH PAHAM RADIKAL - TERORISME MELALUI PERSPEKTIF SOSIAL BUDAYA DI PROVINSI DKI JAKARTA” kami ngundang 200 orang yang terdiri dari UNSUR KOMUNITAS DAN PELAKU BUDAYA Seniman Betawi, Komunitas komunitas Senimandi Jakarta , Dewan Kesenian Jakarta, Yayasan Seni Budaya Jakarta, Asosiasi Pematung Indonesia, Balai Budaya Jakarta , UNSUR PERGURUAN TINGGI. Institut Kesenian Jakarta, fakultas psikologi / Sosial Politik beberapa perguruan tinggi, UNSUR PEMERINTAH/SKPD, Dinas Pariwisata, Pendidikan, Badan Kesbangpol, Kominda, Dikmental, KDPT, Polres Jakarta Pusat, Kodim   Jakarta Pusat, UNSUR TOKOH ADAT  - BUDAYA DAERAH, Paguyuban- paguyuban Adat Daerah yang ada di Jakarta dan Unsur Budaya Lainnya. Keterlibatan semua unsur dalam sama – sama menghentikan kejahatan kemanusiaan, terorisme ini adalah tugas mulia. Semoga Allah SWT Meridhoi langkah kita. "Kami berharap, kegiatan ini tidak berhenti sampai kegiatan ini selesai, namun dapat berlanjut pada upaya sesuai dengan bidang kita masing – masing, sesuai profesi kita masing masing untuk mengkampanyekan “tidak ada lagi teror di Jakarta”.

Ayooo Jaga Jakarta, ayoo jaga Indonesia.

Jakarta Indah tanpa kekerasan, Jakarta Damai Tanpa Terorisme





  Tentang Penulis

by : @fkptdki
ayo Jaga Jakarta
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. areta 02 Jun 2017, 13:36:04 WIB

    Ayooo Jaga Jakarta, ayoo jaga Indonesia.
    Jakarta Indah tanpa kekerasan, Jakarta Damai Tanpa Terorisme

View all comments

Write a comment

*Komentar Anda Akan di verifikasi terlebih dahulu oleh admin sebelum ditampilkan