RAKORNAS FORUM KOORDINASI PENCEGAHAN TERORISME 32 PROVINSIBERSAMA BNPT RI

RAKORNAS FORUM KOORDINASI PENCEGAHAN TERORISME 32 PROVINSIBERSAMA  BNPT RI

Makasar (13/12/15), Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 32 Provinsi Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) digelar di Makasar. Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari tersebut, 13 sampai dengan 16 Desember 2015 dibuka oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia Komjen Pol Dr. Saud Usman Nasution.

Berlangsung di Hotel Grand Clarion Kota Makasar, pembukaan acara RAKORNAS dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Pangdam VII Wira Buana Mayjen TNI Agus SB, Pejabat Pemprov Sulawesi Selatan, Polda Sulawesi Selatan dan Tokoh Masyarakat Sulawesi Selatan serta para Pengurus FKPT dan Pejabat BNPT RI. 

Acara diawali dengan Tarian Daerah dan sambutan sambutan. Dalam sambutannya Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengajak seluruh hadirin dalam rakornas untuk bersungguh sungguh mencegah terorisme. “di Sulawesi Selatan, bahkan penindakan pelaku terduga teroris berdampak langsung pada perekonomian Sulawesi Selatan” ucap Gubernur Sulsel ini. Selanjutnya Syahrul Yasin Limpo mengajak kepada Seluruh Pengurus FKPT dari 32 Provinsi dan mengharapkan kepada Jajaran BNPT RI agar tidak menggunakan “definisi” paham radikal terorisme ini untuk stigmatisasi kelompok yang berbeda. Jika ini terjadi perpecahan di komponen bangsa akan mudah terjadi. Terorisme sebagai kejahatan luar biasa kemanusiaan mestinya dalam pencegahannya melibatkan seluruh unsur masyarakat, jangan kemudian membuat stigma untuk kelompok lain karena semua kelompok tentu menolak kejahatan terorisme ini. “ISIS dan Kelompok Teroris lain menggunakan kekuatan Media Sosial untuk merekrut dan propaganda, mestinya kita juga melakukan hal yang sama dan bahkan lebih dalam melakukan kontra propaganda terorime ini” pungkasnya.

Membuka acara secara resmi, Kepala BNPT RI Dr. Saud Usman Nasution mengawali dengan paparan mengenai definisi terorime menurut UU 15 tahun 2003, dilanjutkan dengan peta pergerakan kelompok teroris Dunia dan Indonesia serta upaya pencegahan dan bahkan penindakan kepada pelaku teror. Saud Usman yang pernah menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan ini juga mengajak kepada Para Tokoh Daerah yang tergabung dalam FKPT di 32 Provinsi untuk meningkatkan kualitas pola pencegahan terorisme di Daerah dengan local wisdom, dengan kearifan lokal.

Pada pembukaan kegiatan Rakornas ini, setelah pembukaan Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus SB bertindak sebagai keynote speech “penguatan FKPT dalam rangka meneguhkan koordinasi pencegahan terorisme di daerah”.  Mayjen Agus SB sebelum menjadi pangdam adalah Deputi 1 bidang pencegahan BNPT RI ini menyampaikan tentang fakta dan permasalahan terorisme baik di Dunia maupun yang ada di Indonesia. Menurut Mayjen Agus SB, terdapat 4 tantangan terkini dalam menghadapi terorisme, pertama Bom Kimia kedua munculnya kelompok Terorisme Global ISIS, ketiga tantangan kelompok terorisme Poso, keempat propaganda terorisme melalui dunia maya. Menutup paparannya Mayjen Agus SB berpesan agar FKPT meningkatkan soliditas internal,  optimaslisasi pemetaan potensi radikal terorisme di daerah, penguatan koordinasi dengan Pimpinan Daerah, perkuat kerjasama dengan Tokoh Tomas/Toga/Toda dan mendorong potensi masyarakat dalam pencegahan terorisme.

Selamat RAKORNAS untuk pengurus FKPT 32 Provinsi Se Indonesia, Damai Selalu Indonesia.

Lihat Foto Kegiatan

 

 





  Tentang Penulis

by : @fkptdki
ayo Jaga Jakarta
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment

*Komentar Anda Akan di verifikasi terlebih dahulu oleh admin sebelum ditampilkan